Ceritasilat Novel Online

Gelang Perasa 4

Eps 4 Gelang Perasa - Gu Long

Baca online Gelang Perasa - Gu Long

Cersil Gelang Perasa - Gu Long.

"Kalian.... Dengan dingin Ge Xin berkata.

"Kita bukan teman, tapi bila dia menyuruhku membunuh orang maka akan kulaksanakan."

Kata Xiao Shao Ying.

"Semua ini karena seekor naga"

"Qing Long..."

Akhirnya Xiao Shao Ying mengerti dengan semua ini.

"Apakah kalian adalah orang-orang Qing Long Bang?"

Li Qian Shan tersenyum dan berkata.

"Aku adalah orang Qing Long Bang, datang ke sini untuk menjadi mata-mata, bulan 9 tanggal 9 akan segera tiba."

"Dia tidak mengijinkanku masuk Shuang Huan Men karena dia menyuruhku untuk masuk Qing Long Bang."

Tanya Xiao Shao Ying.

"Jadi, kau sudah masuk Qing Long Bang?"

Li Qian Shan mengangguk dan berkata.

"Sewaktu Ge Ting Xiang menyuruhku untuk menjadi mata-mata, aku setuju-setuju saja"

Xiao Shao Ying berkata.

"Kau memperalat dia untuk memusnahkan Shuang Huan Men"

"Benar"

Kata Xiao Shao Ying.

"Kemudian kau memperalatku untuk memusnahkan Tian Xiang Tang?"

Ge Xin berkata.

"Pada saat kau menyuruhku memalsukan tiga pucuk surat, ini sangat sesuai dengan rencanaku."

Xiao Shao Ying bertanya.

"Apakah pembunuh-pembunuh yang menyerang Shuang Huan Men dengan wajah ditutup pun kalian yang mencarinya?"

Li Qian Shan menjawab.

"Karena itu pula maka 4 ketua cabang semuanya mati, begitu juga dengan murid-murid Shuang Huan Men."

Kata Ge Xin.

"Ge Zheng pun orang kami, karena itu pula Ge Zheng bisa membantu Guo Yu Niang membohongimu."

Kata Xiao Shao Ying.

"Tapi kalian membiarkan aku mencelakai Guo Yu Niang."

Jawab Li Qian Shan dengan santai.

"Tugas kami sekarang sudah selesai, Shuang Huan Men dan Tian Xiang Tang sudah kami musnahkan hingga ke akar-akarnya, hidup dan mati Guo Yu Niang sudah tidak kami pikirkan lagi"

Xiao Shao Ying mulai merasa tangan dan kakinya terasa dingin, tubuhnya pun mulai dingin, sedingin es.

Dengan pelan Xiao Shao Ying berdiri, tiba-tiba tangan kanannya diangkat, terdengar suara 'TING', ketujuh titik cahaya sudah keluar.

"Qi Xing Tou Gu Zhen."

Tubuh Ge Xin meloncat ke atas, tapi terlambat, ketujuh titik cahaya sudah memaku dadanya, dia menabrak dinging kemudian terjatuh.

Li Qian Shan melihat semuanya ini dengan dingin, wajahnya tetap datar, dengan santai dia berkata.

"Tidak kusangka kau masih memiliki Qi Xing Tou Gu Zhen."

Xiao Shao Ying tertawa dan berkata.

"Di dunia ini Qi Xing Tou Gu Zhen yang tertinggal masih ada dua pasang."

Kata Li Qian Shan.

"Kau sudah memberikan sepasang Qi Xing Tou Gu Zhen kepada Ge Xin, sengaja menyuruhnya menembakmu dari belakang untuk mengelabui orang lain bahwa ada seseorang yang menyerangmu."

"Itu hanya sandiwara saja, agar Ge Ting Xiang melihatnya dan menjadi percaya kepadaku."

"Kemudian kau menyuruh Ge Xin memasukkannya ke balik pakaian Wang Tong."

"Aku sudah belajar menangkap maling"

"Sekarang kau memakai cara ini untuk membunuh Ge Xin"

"Dia tidak tahu bahwa aku masih menyimpan sepasang, apa pun yang kulakukan, aku akan selalu menyediakan jalan mundur untuk diriku sendiri."

Kata Li Qian Shan dengan dingin.

"Tapi sayang, ini adalah jalanmu yang terakhir."

Tiba-tiba dia menendang meja hingga terguling, dia mengeluarkan serangan begitu cepat, dan langsung memotong tangan kiri Xiao Shao Ying.

Sekarang Xiao Shao Ying hanya mempunyai sebelah tangan, darah masih mengalir dari dadanya, dia tidak bisa bertahan lagi, dia sudah tidak bisa menghindar, tapi dia masih menyisakan satu jalan, benar-benar jalan terakhir.

Li Qian Shan lupa bahwa Xiao Shao Ying masih mempunyai satu wadah Qi Xing Tou Gu Zhen.

Mengeluarkan senjata itu tidak membutuhkan kekuatan tangan dan kekuatan pergelangan tangan, dia pura-pura roboh ke bawah meja hingga terguling-guling, lampu pun ikut terguling, minyak tumpah di atas arak keras, api berkobar sangat besar.

Api semakin besar dan mulai menelan mereka.

Kebencian, dendam, cinta, rahasia, semua terkubur di dalam kobaran api.

Begitu kobaran api padam, hari sudah terang.

Senjata keempat adalah senjata yang sangat aneh, dia dipenuhi dengan berbagai macam perasaan, lebih berat dari pada golok Bi Yu.

Ini disebut Gelang Perasa, tapi dia pun bukan senjata yang paling tajam, yang lebih tajam adalah...

Kebencian dan dendam.

Dengan adanya balas dendam, membuat orang mati sia-sia.

TAMAT

Tiraikasih WEBSITE

http.//kangzusi.com

Tiraikasih WEBSITE

http.//kangzusi.com

Baca Juga: Hina Kelana Balada Kaum Kelana 19

Baca Juga: Pendekar Sakti Suling Pualam 14

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Parnert